Buki-waza/Tachi-iai Kosa-tori Ai-hanmi Dai-Sankyo

Agak sedikit berbeda, kali ini kita mencoba membahas waza dari posisi tachi-iai, pada saat pedang masih disarungkan. Nukitsuke dari posisi ini memerlukan detil tersendiri agar pedang dapat tercabut dengan mudah tanpa mengeluarkan banyak tenaga untuk melawan pegangan uke.

Posisi awal

Initial position to receive the grip

Untuk memungkinkan terlepasnya pedang dari pinggang, maka gerakan spiral kecil pada pergelangan diperlukan untuk mengalirkan tenaga yang datang dari pegangan uke.

Kosa-tori, as an illustration of attacker trying to prevent the draw before continuing to immobilization

Dari spiral kecil dilanjutkan dengan spiral besar untuk menghasilkan kuzushi pada uke.

Jodan-kuzushi, notice how the movement illustrate the position of the sword is still inside the "saya". Also note nage's sabaki directed to uke.

Details on jodan-kuzushi before the full draw

Dari sini nukitsuke dilakukan secara penuh untuk melepaskan pedang dari pinggang.

The full draw, to maintain the kuzushi, it is recommended to align the blade with the posture of uke as a "guide-line"

Lakukan sabaki ke sisi ura, turunkan centrum, lalu tempelkan pedang ke bagian belakang leher uke.

Enter to ura side, drop your center, and cut the neck, notice how both hands are kept near the center

Release the left grip on the hilt, and execute sankyo pin, notice how the blade is kept close to uke, emulating the ate

Setelah atemi dilakukan, gerakan selanjutnya sama persis dengan yang biasa kita lakukan untuk tehnik dai-sankyo.

Executing the "halfway" pin, notice how the hilt is positioned on the elbow to create a joint-pin

Leading uke down with the pin

Bimbing uke turun dengan memanfaatkan kuncian yang dilakukan di posisi sebelumnya.

One of the variation I've found in executing the sankyo pin with the sword on hand, another variation is executing the pin by pressing the ko-te with the hilt

Dengan variasi kuncian diatas, perlu diperhatikan bagaimana memposisikan sisi tajam dari pedang agar tidak mengenai lengan kita sendiri. Maka tekanan dilakukan dengan menggunakan sisi tumpul sehingga sisi tajam dari bokken akan cenderung mengarah ke depan dan bukan ke bawah, yang tidak lain ke arah lengan kita sendiri.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: